Umumnya, di waktu kampanye semacam ini, berbagai janji-janji manis dilontarkan.. cuah cioh cueehh... sampai muncrat semua ludah-ludah saking semangatnya menceritakan calon pemimpin yang diusung. Berbagai hadiah juga disampaikan ke berbagai pihak, katanya sih “upeti awal”. Sayangnya, ketika akhirnya pemimpin ini tidak terpilih.. kekecewaan terjadi.. tidak jarang upeti-upeti itu diambil kembali. Sekarang penonton yang kecewa deh...
Okelah kalau beberapa orang memang demikian adanya.. berinvestasi “jual kepercayaan lewat janji dan sedikit materi” untuk memperoleh kedudukan yang entah apa tujuannya dan ketika gagal, investasinya dicabut kembali, menjilat ludah demi bertahan hidup karena besar pasak daripada tiang untuk kampanye. Lantas, bagaimana dengan pemimpin yang sudah terpilih? Apakah mulut yang berbusa-busa itu sekarang menjadi keringat yang membasahi tubuh karena kerja keras menepati janji??? Atau justru menjadi kering karena menikmati ke’empuk’kan tempat duduk dan hembusan AC yang sejuk?? Kira-kira bagaimana ya perbandingan antara pemimpin tipe 1 dan tipe 2 ini?
Apapun itu.. banyak dari kita, dari rakyat, lelah dengan janji.. lelah dengan berbagai visi misi yang manis di telinga tapi membakar amarah ketika semua itu hanya “janji palsu bibir beracun”. Lelah mendengar orang-orang datang mempromosikan sesorang yang bahkan dengar namanya pun belum selesai. Kata anak muda Jakarta, “Siape elu?!”
Tapi teman-teman, sadar tidak sih, kalau hal di atas terjadi karena adanya krisis kepemimpinan? Bahwa terlalu banyak kekecewaan yang terjadi? Dan sebaliknya, sadar tidak sih bahwa “krisis” itu bukan berati “tidak ada atau nol atau nihil”? dan bahwa kekecewaan kita mungkin malah “menghalangi” pemimpin besar untuk berkarya? Sama sekali bukan maksud saya untuk kita mempersilakan siapapun yang mau maju jadi pemimpin.. Lihatlah mereka, kritik mereka, hancurkan rancangan program kerja mereka jika memang itu tidak membangun! Tapi BUKAN dengan tidak peduli.. menutup mata, telinga, dan mulut bagai lambang tiga monyet yang populer di Negeri Sakura ini.. BANTU yang terpilih untuk bisa menjalankan program yang baik itu. Mungkin saja KAMU adalah orang yang paling tepat untuk menjalankan salah satu programnya.. Acungkan tangan dan katakan, “Saya mau bantu di program ini..”
Sampai kapan kita mau diam dan tidak peduli melihat bangsa ini menangis mengais tanah? Sampai kapan ... Kami bergerak di sini bersama Farid Triawan, bagaimana dengan kamu?
"BERIKAN AKU 10 PEMUDA MAKA AKAN KUGUNCANG DUNIA"- Ir. Soekarno
| Comments |
|
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
Kenal gak sama F1 ????
Loading Poll...
Loading Poll...



Aslm wr wb Salam sejahtera juga bu...
wooowwww...sebuah prestasi yg membang...
Hallo No.. wah, sip banget nih masuka...
Hi ibung, Sebagai salah seorang yan...
Dear Kandidat PPIJ 1. Mohon untuk m...